Halaman

Minggu, 30 Agustus 2009

Kisah panglima perang dan burung rajawalinya

Sahabat,aku punya kisah menarik....sampeyan mengaku pemimpin pasti tahu ceritanya ;
Dikisahkan di negeri China hidup seorang panglima perang yang selalu menang di medan laga. Hampir seluruh daratan China sudah ditaklukkannya. Selama perang dia ditemani oleh seekor burung rajawali dan selalu didukung oleh tentaranya yang mempunyai kemampuan dan kemauan tempur yang luar biasa. Suatu ketika setelah menyelesaikan satu pertempuran, panglima dan pasukannya beristirahat tak jauh dari tempat tersbut terdapat air terjun kecil. Sang panglima pun beranjak dari tempat duduk dan hendak mengambil air minumnya,sementara rajawali mengawasi dari atas air terjun.
Setelah mengambil air dan hendak meminumnya tiba-tiba rajawali terbang dan meyambar kantung air dan menumpahkannya. Sang panglima tersenyum dan berkata,“Wahai rajawaliku kenapa kau tumpahkan air minumku,jangan bercanda aku sedang capai dan haus.“ Lalu panglima tadi mengambil air lagi dan sewaktu akan meminumnya rajawalinya kembali menyambar katung air dan menumpahkannya kembali. Sang panglima masih bersabar dengan kelakukan burung kesayangannya.namun setiap hendak minum air rajawali selalu menyambar sehingga membuat kesabaran panglima hilang,lalu menghardik ,“ rajawaliku bilamana sekali lagi engkau lakukan akan ku tebas lehermu.“ Demikian murkanya penglima. Benar saja sewaktu panglima hendak minum dan sewaktu rajawalinya menyambar,dihunusnya pedang dan dia tebas rajawali kesanyangannya dan matilah burung itu.
Kemudian sang panglima berfikir dengan kelakukan rajawalinya. Dia naik ke atas air terjun dan begitu terkejutnya melihat ada bangkai di aliran air terjun. Sang panglima baru tersadar bila rajawalinya tadi tidak menyambar dan dia meminum air terjun niscaya dia sudah tewas keracunan. Sang panglima sangat bersedih atas kematian burung rajawalinya yang telah menyelamatkan jiwanya. Untuk menghormati jasanya sang panglima menguburkan jasad rajawalinya dengan upacara militer. Dalam upacara penguburan panglima berkata,“ Dialah pahlawan sebenarnya.“
Sahabat,pelajaran yang kita petik dari kisah di atas adalah bahwa musuh yang paling besar adalah diri kita sendiri,kita bisa dikatakan menang bilamana sudah dapat mengendalikan diri kita,nafsu,amarah dan hal-hal buruk lain yang bisa melemahkan kita untuk maju menjadi orang hebat.

Salam SMART

Klik http://tinyurl.com/rupiahkoe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar